Aku tak sanggup menatapnya
Diposting oleh
RUMAH CAHAYA BINTANG
/ 04.45 /
ku gerak-gerakan jari tangan ku untuk sekedar menghilangkan ketegangan yang sedang muncul dalam diriku, malu, kaku, gugup, semuanya berbaur menjadi satu ketika sosok perempuan itu duduk di depanku. disebelahku duduk tiga orang saudaranya. aku tak tau siapa perempuan ini.
Namaku Aisyah, ia mulai memperkenalkan diri. sementara aku masih dalam kungkungan perasaanku yang semula. bahkan aku tak berani menatapnya. iya adalah sosok wanita yang jika Allah menghendaki akan disandingkan denganku.
Setelah ia selesai memperkenalkan diri kini giliranku walau dengan perasaan malu aku ungkapan tendang diriku, mulai dari identitasku sampai sesuatu yang paling pribadi pun. tapi lagi-lagi aku tak menatapnya. sampai selesai dan ia pulang aku tak berani menatapnya tapi entah kenapa aku seolah diberikan keyakinan. bahwa ia yang terbaik untukku. aku tak tau itu semua benar atau tidak, sebelum aku melangkah pada langkah yang kedua. yaitu Khitbah, aku hanya bisa beristikharah meminta kepada Allah yang memiliki cinta, yang mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, " Ya Allah beriakan aku yang terbaik menurutmu, bukan menurutku, jika baik untukku dekatkan ia padaku, tapi jika ia buruk untuku jauhkah ia dariku, engkau lebih tau Ya Allah " hanya itu yang bisa kupanjat dalam setiap doa'doa dalam sholatku.......
Aku tak mengerti apa arti cinta
Diposting oleh
RUMAH CAHAYA BINTANG
/ 03.29 /
Cinta, kata yang tak asing kita dengar. semua orang sering berbicara tentang cinta, mulai dari anak baru gede, sampai dengan Lansia tak kan pernah lepas dari kata Cinta, semua media mengekspos masalah cinta, film -film di selalui dibumbui dengan kata-kata cinta.
tak elak kata cinta merebak dikalangan manusia dibumi ini sebagai kata yang masih memiliki makna ambigu, tidak ada satu devinisi sah tentang cinta. semua orang membicarakannya ketika dimintai devinisi mereka bingung mengungkapkannya.
cinta membuat manusia terbuai karenanya. banyak orang yang disesatkan oleh cinta, banyak pula orang yang bahagia karenanya. banyak orang yang rela menyerahkan kehormatan dirinya atas nama cinta. lalu apa arti cinta ???
benarkah cinta membuat orang bahagia ? apakah bahagia orang yang kehilangan kehormatan dirinya dan kemudian orang itu mengatasnamakan cinta.
Cinta.... aku bingung denganmu........
aku akan terus mencari satu devinisi tentang cinta... yang menuntun aku untuk tetap bisa menikmatim keindahannya tapi tidak menghilangka makna cinta sesungguhnya....
Menanti datangnya Tamu Agung Pelepas Dahaga
Diposting oleh
RUMAH CAHAYA BINTANG
/ 17.56 /
Hari berganti begitu cepat, tanpa terasa kini umurku sudah hampir 27 tahun. di balik cepatnya perputaran waktu, dan kesibukan yang aku jalani, mulai dari pagi ke sekolah sampai malam kuliah terkadang membuat aku lupa akan sesuatu yang sebenarnya sangat aku butuhkan. sama halnya seperti kebutuhan-kebutuhan pokok lainnya. kebutuhan itu bukan dalam bentuk kebutuhan materi yang sekarang sudah aku dapatkan walau tidak sebanyak orang-orang yang selalu haus akan dahaga kenikmatan dunia dalam bentuk harta.
Kebutuhan itu adalah kebutuhan yang semua orang laki-laki yang hidup normal membutuhkan yaitu kebutuhan biologis yang semua itu bisa kita peroleh dari sebuah tamu agung yang disebut dengan istilah " Pernikahan ". Ya, Pernikahan dengannya kita bisa menyalurkan kebutuhan biologis, menundukan pandangan, dan menyempurnakan sebagian dari keimanan.
Dan kini aku sudah merasa perlu segera mengundang kedatangan Tamu agung itu. tamu yang kelak akan mampu menyelamatkan aku dari dosa-dosa yang tanpa aku sadari sering sekali aku lakukan. karena kondisi alam yang sudah tidak menentu alias Global Warming, ternyata global warming atau pemanasan global itu tidak hanya menimpa para penghuninya tetapi termasuk di dalamnya isinya juga mengalami pemanasan global. bagaimana tidak suhu para pria dibuat panas oleh pandangan-pandangan yang seharusnya tidak kita pandang. akibatnya pelanggaran - pelanggaran a-susila terjadi dimana-mana.
oleh karenanya kini aku sudah membutuhkannya, sudah ku undang Tamu agung itu. aku berharap tamu agung itu datang tepat dibulan yang aku harapkan. aku berharap tamu agung itu bisa menyelamatkan aku sekaligus menjadi pelepas dahaga. penyempurna keimanan dan sebagai ladang ibadah.
Aku merindukanmu wahai tamu agung, aku berharap kau datang tepat waktu.
pendidikan
Diposting oleh
RUMAH CAHAYA BINTANG
/ 19.50 /
belajar merupakan hal paling penting dalam meningkatkan sdm masyarakat cilegon
Untukmu Yang Mengaku Perempuan Muslimah
Diposting oleh
RUMAH CAHAYA BINTANG
/ 16.31 /

Suit-suit.............. para lelaki yang nongkrong dipinggir jalan bersiul ketika seorang perempuan muda dengan rok pendek baju kaos ketat melintasi mereka. begitulah para lelaki kebanyakan entah apa penyebabnya tapi yang jelas karena ada seorang wanita muda melewati mereka, hal itu terjadi karena perempuan tadi mengenakan pakaian yang membuat para lelaki melotot. kenapa demikian terjadi, jadi tidak heran banyak sekali kejadian-kejadian yang a moral yang sering kita lihat baik di media cetak maupun elektronik.
" Tak ada asap jika tak ada api " ungkapan seperti tadi sering sekali kita dengar dan penulis pikir bisa juga digunakan untuk hal ini. hukum kausalitas ( sebab akibat ) sudah pasti adanya. kenapa laki-laki bersiul ? ya jelas jawabannya karena ada seorang perempuan muda dengan pakaian seksi melintas di hadapan mereka. begitulah perempuan ia sosok yang memiliki daya magnetis tinggi. kalau di ibaratkan listrik kekuatan arus perempuan lebih kuat dibandingkan listrik. bagaimana tidak kalau listrik akan membuat kita tersambar arusnya ketika kita memegangnya. beda hal dengan perempuan ia jauh lebih kuat. dari jarak 10 meter ia sudah memberikan sinyal yang kuat dan memberikan daya tarik tersendiri bagi kaum pria.
begitulah Allah menciptakan Perempuan, oleh karena nya Allah menempatkan perempuan pada urutan pertama ketika menyebutkan dalam surat An-Nisa ayat 14
" Dibuatnya indah pada pandangan manusia apa-apa yang ia inginkan yaitu perempuan-perempuan..... " masuk pada urutan pertama. maka tidak heran jika Allah memberikan semacam pertahanan kepada Perempuan dengan Hijab, dan menutup Aurat seperti yang digambarkan dalam Al-Qur'an Surat Al-Ahzab ayat 33 " Wahai Nabi perintahkanlah pada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri orang-orang yang beriman hendaklah ia mengulurkan jilbabnya menutupi tubuh mereka " ini adalah pertahanan Allah yang diberikan pada perempuan untuk menjaga kehormatan mereka. kalau anda tidak percaya silahkan anda perhatikan ketika ada dua orang perempuan melintas yang satu memakai pakain ketat dengan memperlihatkan aurat mereka sementara yang satunya memakai pakai yang diperintahkan Allah, saya yakin mereka akan menggoda perempuan yang tidak menutup aurat tadi, dan tidak akan menggoda perempuan yang menutup aurat.
demikian Allah melindungi kehormatan perempuan dengan cara menutup aurat itu salah satunya masih dan banyak cara-cara yang lain. disamping menutup aurat juga bisa menyelamatkan kaum kaum perempuan dan membantu menyelamatkan kaum laki-laki, tapi ia juga merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh perempuan muslimah. hal ini yang terkadang tidak banyak mereka ketahui, menutup aurat sama wajibnya dengan Sholat, kalau anda tidak percaya silahkan tanya pada perempuan yang mengaku dirinya sebagai seorang muslimah. ketika ditanya : Apakah menutup Aurat itu wajib ? saya yakin mereka akan menjawab wajib. kemudian ditanya apa itu wajib ? dan mereka pasti akan menjawab. wajib adalah apabila dilakukan akan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan akan mendapat dosa. saya yakin semua orang muslim sepakat itu. tapi ketika ditanya. Kenapa ada tidak menutup Aurat ? Akan mereka akan mencari seribu alasan untuk menghindar dari pertanyaan tadi, kenapa karena mereka tidak yakin dengan janji Allah, mereka akan mengatakan, panas, gerah, tetapi mereka tidak pernah menyadari bahwa Panas api neraka jauh lebih panas, dari apa yang ia rasakan di Dunia. Tinggal Pilih.. Panas didunia atau Panas Api Neraka.....
Sayuti Al-Zaka
Rumah Dunia dan Impianku.
Diposting oleh
RUMAH CAHAYA BINTANG
/ 17.14 /
Rumah Dunia telah banyak mengajarkan aku hal-hal yang Istimewa, Mentalitas, Kesederhanaan, wawasan, dan banyak hal yang aku dapatkan selama aku bergabung di Rumah Dunia. Sesosok Golagong telah banyak mengajarkan aku banyak hal, memberikan sesuatu untuk dunia dimulai dari sebuah tempat kecil di pojok Ciloang yang disebut dengan Rumah Dunia. kini tempat itu telah banyak menelurkan orang-orang yang luar biasa. orang-orang yang dididik di rumah dunia selalu diberikan motivasi untuk memberikan sesuatu untuk perubahan, merubah diri, merubah masyarakat bahkan sampai merubah dunia. salah satunya adalah program " Change with reading " sebuah program tahun 2010 rumah dunia mencanangkan pentingnya budaya Literasi Mengubah hidup dengan membaca begitulah kira-kira.
Kini Informasi keberadaan rumah dunia telah menyebar kemana-mana. beberapa media banyak yang meliput keberadaan rumah dunia. kini rumah dunia menjadi impian banyak orang yang merindukan tegaknya budaya Literasi di wilayah mereka masing-masing. " Kucipta Rumah Dunia dalam Imajinasiku " demikian salah seorang yang ingin keberadaan Rumah dunia di tempat mereka. termasuk di dalamnya kami. Pengelola sebuah tempat kecil yang tak seluas Rumah Dunia. kini sedang mencoba membangun sesuatu yang sekarang kami beri nama " Rumah Cahaya Bintang " sekarang kami sedang merangkak mencoba membangun sebuah komunitas yang kelak nantinya bisa mengembangkan Rumah Cahaya Bintang. ada beberapa yang sudah terbentuk salah satunya. Study Club RCB, dan Insya Allah dalam masih dalam Konsep . KOMPEK ( Komunitas Pemuda Kreatif ) yang mudah-mudahan bisa menjadi penggerak Budaya Literasi di Ciwandan Khususnya dan Cilegon pada Umumnya. oleh Karenanya Mimpim kami Pengelola Rumah Cahaya Bintang yang ingin mencoba mengikuti jejak Rumah Dunia akan sulit kami wujudkan tanpa dukungan dari semua Pihak. " Aku Coba Ukir mimpiku, mimpi membentuk wajah rumah dunia dalam rumah Cahaya Bintang "
Sayuti Al-Zaka
Belajar Dari kehidupan Anak Kecil
Diposting oleh
RUMAH CAHAYA BINTANG
/ 02.29 /

Ketika aku pulang dari Serang baru saja aku nyampe dan turun dari motor aku dikagetkan oleh dua anak kecil yang sedang saling dorong dan kemudian mereka saling memukul, Rifki keponakanku dan Hilmi anak dari tetanggaku, entah apa asal mulanya hingga mereka saling memukul. ketika aku melihat mereka sedang berkelahi aku turun dari motor kudatangi mereka, sambil aku pegang kepala mereka. aku beri mereka nasihat. " Wawuan ( Baikkan ) masa temen kok berantem kan biasanya main bareng " demikian kataku " akhirnya mereka baikan walaupun pada awalnya mereka agak sedikit berat.
Begitulah anak kecil dimanapun mereka berada ketika mereka berkelahi mereka cepat baikan tak terlihat dimata mereka rasa dendam sedikitpun. beda halnya dengan orang yang sudah menginjak dewasa terkadang ketika mereka berkelahi mereka susah sekali untuk baikan mareka menyimpan dendam yang terkadang sulit untuk dilupakan.
Sahabat, mari kita mengambil pelajaran dari perlakuan anak kecil di atas alangkah indahnya hidup ini jika kita terhindar dari hal-hal yang menyakiti hati saudara kita apapun bentuknya baik ucapan maupun perbuatan. marilah kita senantiasa membukakan pintu maaf untuk mereka yang menyakiti kita dan hendaknya kita bisa menjaga diri dari hal-hal yang akan merusak persaudaraan sesama kita. sungguh jika kita tidak bisa melakukan demikian maka tak lebih baik dari anak kecil.
Dimanakah Engkau Sahabatku, Abdurrahman Sang Pembela ????
Diposting oleh
RUMAH CAHAYA BINTANG
/ 08.01 /

Dalam Perang Badar, Abdurrahman turut berjihad fi sabilillah, dan dia berhasil menewaskan musuh-musuh Allah, antara lain Umair bin Utsman bin Ka'ab bin Auf at-Taimy. Dalam Perang Uhud, dia tetap teguh bertahan di samping Rasulullah, ketika tentara muslimin banyak yang meninggalkan medan laga. Ketika selesai perang dan kaum muslimin keluar sebagai pemenang, Abdurrahman mendapatkan hadiah sembilan luka parah menganga di tubuhnya dan dua puluh luka kecil. Walau luka kecil, namun di antaranya ada yang sedalam anak jari. Sekalipun begitu, perjuangan dan pengorbanan Abdurrahman di medan tempur jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan perjuangan dan pengorbanannya dengan harta benda.
Pada suatu hari Rasulullah saw. berpidato membangkitkan semangat jihad dan pengorbanan kaum muslimin. Beliau berdiri ditengah-tengah para sahabat. Kata beliau, antara lain, "Bersedekahlah tuan-tuan! Saya hendak mengirim satu pasukan ke medan perang."
Mendengar ucapan Rasulullah saw. tersebut, Abdurrahman bergegas pulang ke rumahnya dan cepat pula kembali ke hadapan Rasululalh di tengah-tengah kaum muslimin. Katanya, "Ya Rasulallah! saya mempunyai uang emapt ribu. Dua ribu saya pinjamkan kepada Allah dan dua ribu saya tinggalkan untuk keluarga saya." Lalu uang yang dibawa dari rumah itu diserahkan kepada Rasulullah dua ribu.
Sabda Rasulullah, "Semoga Allah melimpahkan berkah-Nya kepadamu terhadap harta yang kamu berikan dan semoga Allah memberkati pula harta yang kamu tinggalkan untuk keluargamu."
demikian bagaimana sosok Abdurrahman memberikan pengorbanan harta dan dirinya untuk Allah dan Rasulnya, ia merasa sudah memiliki dunia seluruhnya ketika hal itu ia lakukan, sosok Abdurrahman bukan orang yang mudah kecewa, ia bukan orang yang mudah putus asa, ia juga bukan sesosok manusia yang lemah, tapi ia adalah makhluk mulia sampai kapanpun, dan aku yakin sosok abdurrahman juga bukan orang yang dengan mudah meninggalkan kancah perjuangan dengan mudah tanpa merasa berdosa, dan takut akan azab Allah akan berikan, tapi ia adalah sosok mulia, lalu dimanakah engkau hari ini wahai Abdurrahman ku, Aku rindu padamu, aku rindu akan keteguhan keyakinanmu, aku yakin engkau bukan orang yang mudah meninggalkan semuanya dengan mudah. karena engkau paham betul makna dari sebuah perjuangan. Wahai Abdurrahman... Abad Milenium .... Abdurrahman... yang rela mengorbankan harta dan jiwa nya untuk sebuah perjuangan, dimanakah engkau ...? Kami rindu keberadaanmu,,,,, aku tak akan pernah bisa melupakanmu karena kau adalah bagian dari tubuhku, walau terkadang tangan kananku tak pernah memperdulikan pekerjaan tangan kiriku, tapi aku yakin masing-masing bagian tubuh sudah memiliki tugasnya masing-masing.... Dimanakah engkau wahai Sahabat Rasul, Dimanakah engkau, wahai sahabat kaum muslimin, dimanakah engkau wahai sahabatku, aku sangat merindukanmu,,,,,,,,,,,,,,,,,,, !!!!!!!!
Azmi Alfaizi
Pernikahan, Pemecah Tali Persahabatan. Benarkah ?
Diposting oleh
RUMAH CAHAYA BINTANG
/ 04.57 /

Pernikahan adalah Sunah Rasul yang sangat dianjurkan bagi mereka yang sudah mampu. ia adalah penyempurna sebagian keimanan seorang Muslim banyak dalil-dalil yang menjelaskan tentang Urgensi Pernikahan bagi seorang Muslim. akan tetapi ada sebuah pertanyaan yang muncul dari seorang Sahabatku, tak perlu aku sebutkan namanya. Kenapa teman-teman yang dahulunya akrab, tiba-tiba ketika mereka menikah mereka pergi begitu saja, persahabatan yang sudah terbina seolah pecah ketika datang Tamu' yang disebut dengan Pernikahan, Benarkah demikian ?....
Tergantung kita menanggapinya sahabat. Cobalah untuk membiasakan membangun sebuah komunikasi, sempatkan satu minggu sekali untuk sekedar kumpul antar sahabat, untuk saling curhat dan saling mengingatkan karena hal itu sangat penting untuk tetap memompa semangat persahabatan. jangan sampai mentang-mentang sudah menikah kemudian dengan alasan sibuk, entah sibuk ngurusin istri atau sibuk ngurusin yang lain sehingga melupakan persahabatan yang sudah terbangun lama. mungkin yang sudah menikah merasa aman dengan apa yang sudah dilakukan tapi tidak boleh seperti demikian karena yang belum menikah merasa ditinggalkan yang ujung-ujungnya persahabatn yang sudah terbangun akan hilang yang ada justru sifat apatis, dan akhirnya hilanglah makna persahabatan yang sudah terbangun lama.
Tetaplah, satukan persahabatan, karena usia, pernikahan ataupun hal-hal lain bukan menjadi alasan untuk menjaga tali persahabatan yang sudah terbangun. karena dengan dimikian persahabatan akan tetap terjaga.
Perhatian, Menjadi Perekat Ukhuwah
Diposting oleh
RUMAH CAHAYA BINTANG
/ 04.33 /

Di atas Jalan ketika aku pulang dari Ciloang aku pulang dengan salah satu teman baruku teman yang aku kenal ketika aku mulai mengikuti kegiatan di Rumah Dunia. Rama demikian nama sahabat baruku ia tinggal di Cilegon juga sama dengan aku, ketika ia ikut numpang ketika hendak pulang, aku mendapatkan sesuatu hal yang sangat berharga dalam hidupku. bukan harta yang membuat orang menjadi semakin gila, yang membuat orang banyak terperdaya. tetapi ia hanya sebuah kata-kata yang memiliki kekuatan makna yang luar biasa.
" Aku Ikut menjadi Club MIPA, karena aku senang dengan teman-temanku yang memiliki perhatian yang luar biasa, kami seperti sebuah Keluarga, hal ini yang membuat aku betah untuk aktif bersama mereka" demikian kata sahabatku Rama. Kata-kata yang sungguh luar biasa sahabat, Perhatian, merupakan inti dari sebuah kekeluargaan. ia akan rindu ketika sahabatnya tidak bertemu dengannya. ia akan menelpon atau hanya SMS untuk sekedar menanyakan kabar, hal ini yang jarang dimiliki umat Islam hari ini. mereka lebih memilih acuh kepada saudara-saudaranya sehingga ketika kita acuh terhadap mereka yang ada adalah justru mereka semakin menjauh dari kita. boro-boro mau ikut dengan kegiatan/ atau program yang telah kita gulirkan sementara kita jarang sekali memperhatikan mereka, walau hanya sekedar menanyakan kabar.
Sahabat, Jika hanya bertanya " Bagaiamana kabarmu hari ini, Sehat ? " apakah itu sulit, tapi kenapa hal ini jarang sekali kita lakukan. sehingga kita akan merasa jauh dengan saudara kita. jangan hanya ketika kita butuh bantuan mereka tidak mungkin mereka akan membantu jika tidak ada ikatan yang erat sesama kita, oleh karena itu mari kita jadikan Perhatian terhadap saudara kita sebagai tali perekat Ukhuwah.


